7 Penyebab Utama Sulit Tidur Malam Hari

7 Penyebab Utama Sulit Tidur Malam Hari

Online Synthroidthyroxine – Apa Anda tetap merasakan susah untuk terlelap, tidak perduli berapa lelahnya Anda sepanjang hari kerja? Atau, apa Anda seringkali terjaga ditengah-tengah malam serta terbaring terbangun sepanjang berjam-jam, menatapi gelapnya plafon rumah? Insomnia ialah permasalahan umum yang kuras daya, mood, kesehatan badan, serta potensi melakukan aktivitas Anda sepanjang satu hari ke depan. Insomia akut serta bisa membuat permasalahan kesehatan serius.

Apakah itu insomnia?

Seorang yang mempunyai insomnia merasakan kesusahan untuk terlelap pada malam hari serta/atau masih tertidur selama malam.

Insomnia ialah ketakmampuan untuk memperoleh jumlahnya tidur yang Anda perlukan untuk terjaga pada pagi hari merasakan fresh serta bertenaga. Sebab orang yang tidak sama memerlukan lama jam tidur yang tidak sama juga, insomnia didefinisikan dari kualitas tidur Anda serta bagaimana perasaan Anda sesudah terjaga pada pagi hari — bukan jumlahnya waktu tidur atau berapa cepat Anda terlelap pada malam hari. Serta bila Anda habiskan 8 jam tertidur, bila Anda merasakan ngantuk serta capek lesu di siang hari, Anda kemungkinan alami insomnia.

Gangguan tidur ini beragam dalam berapa lama episode berjalan serta berapa seringkali berlangsung; periode pendek (insomnia kronis) atau tahan lama (insomnia akut). Gangguan ini dapat hadir serta pergi, serta pada saat Anda tidak mempunyai permasalahan tidur. Insomnia kronis bisa bertahan dari satu malam sampai beberapa minggu, sesaat insomnia akut bertahan minimal tiga malam dalam periode waktu 1 minggu serta berjalan sepanjang satu bulan atau lebih.

Beberapa pemicu insomnia yang tidak Anda sangka

Beberapa dari kita dapat mengingat waktu gagasan tidur pulas kita kadang-kadang beralih jadi bergadang ditengah-tengah malam saat terlilit dengan stres kegiatan rutin. Tapi, ada beberapa pemicu lain dari insomnia. Dalami apa yang membuat Anda terjaga ditengah-tengah justru hingga Anda pada akhirnya dapat memperoleh tidur yang Anda perlukan. Berikut beberapa fakta yang kemungkinan tidak Anda ketahui awalnya:

1. Anda memiliki pola tidur yang tidak sama pada hari kerja serta akhir minggu
Anda memiliki pola tidur yang tidak sama pada hari kerja serta akhir minggu
Anda memiliki pola tidur yang tidak sama pada hari kerja serta akhir minggu

Badan Anda memerlukan persistensi. Bila Anda jaga pola tidur yang sama sepanjang hari kerja, tetapi terlatih pergi tidur lebih larut sepanjang akhir minggu, jangan berharap agar bisa terlelap pas waktu ikuti pola tidur pada hari biasa waktu Minggu malam. Rutinitas ini dipanggil jadi “social jet lag” oleh beberapa pakar, sebab Anda secara efisien memaksakan badan Anda untuk berubah di antara dua zone waktu yang tidak sama tiap minggu.

2. Anda tidur terlalu cepat
Anda tidur terlalu cepat
Anda tidur terlalu cepat

Menurut analisa, sembilan puluh % dari pasien insomnia tidur begitu cepat dari agenda umumnya. Meskipun kedengarannya tidak efisien, tetapi terbangun sedikit lebih lama akan mengirim signal pada skema homeostatik badan jika Anda membutuhkan makin banyak tidur. Jadi, waktu Anda betul-betul tidur, Anda akan terlelap bertambah cepat.

Dalam therapy tingkah laku kognitif (CBT), dokter biasanya akan mengawali dari waktu bangun pagi Anda, selanjutnya hitung mundur dalam 6-7 jam ke belakang. Contohnya, Anda bangun pagi jam 05.30, berarti jam tidur Anda seputar jam 11:30. Batasi jam tidur Anda menyampaikan pesan pada badan Anda jika Anda lebih aktif serta memerlukan tidur saat Anda mencobanya.

3. Anda tidak memiliki kegiatan rutin menjelang tidur
Anda tidak memiliki kegiatan rutin menjelang tidur
Anda tidak memiliki kegiatan rutin menjelang tidur

Biasanya, demikian Anda merasakan capek sesudah melakukan aktivitas sepanjang hari, Anda condong untuk langsung tertidur demikian saja tanpa ada persiapan apa saja untuk menabung makin banyak jam tidur. Yang tidak kita ketahui, kegiatan rutin kecil mendekati tidur nyatanya bermanfaat untuk menyiapkan badan istirahat.

Satu jam sebelum jam tidur, butuhkan 20 menit pertama untuk mengakhiri utang ‘PR’ yang perlu ditangani (contohnya, membalas e-mail kantor, mempersiapkan baju untuk keesokan hari) serta 20 menit sesudahnya untuk mempersiapkan Anda tidur (bersihkan muka, gosok gigi, ubah pakaian tidur). Untuk 20 menit paling akhir, kerjakan satu hal yang bisa menentramkan badan serta pemikiran, contohnya yoga mudah, meditasi, atau membaca buku sekalian ditemani satu gelas susu hangat. Sesudah 60 menit selesai, matikan lampu serta pergi tidur.

4. Kebanyakan minum kopi sepanjang hari
Kebanyakan minum kopi sepanjang hari
Kebanyakan minum kopi sepanjang hari

Bukan rahasia bila cafein membuat Anda terbangun, tapi beberapa orang yang salah berpikir jika insentif tidak mempunyai dampak apa saja buat mereka. Sebetulnya, cafein mempunyai paruh umur sampai 8-10 jam (berarti 1/2 ‘porsi’ cafein dari gelas kopi paling akhir Anda masih ketinggalan dalam skema badan Anda pada 8-10 jam sesudahnya), hingga minum kebanyakan kopi di penghujung hari kemungkinan secara tidak menyengaja menghalangi pulas tidur Anda. Ditambah lagi, metabolisme badan pada cafein akan makin melambat bersamaan umur. Badan Anda tidak bisa mengolah cafein seefisien pada umur 20-an awal, karena itu jumlahnya cafein yang sama yang sebelumnya tidak bawa dampak apa saja buat badan Anda, sekarang mulai memperlihatkan dampak sebetulnya.

5. Begitu resah di tengah malam
Begitu resah di tengah malam
Begitu resah di tengah malam

Bila Anda terjaga ditengah-tengah tidur merasakan kuatir serta dipenuhi dengan beberapa ratus pemikiran yang berjalan bolak-balik dalam bayangan Anda, lebih baik bangun dari tempat tidur. Tetapi, yang paling tentukan berapa lebih baiknya Anda istirahat ialah apa yang Anda kerjakan sesudahnya. Jauhi beberapa hal yang menghidupkan stimulasi badan, contohnya mengecek e-mail atau nge-tweet menyalahkan insomnia Anda. Pilih kegiatan yang Anda gemari contohnya menyulam atau melanjutkan membaca novel hebat favorite Anda, untuk menolong meminimalkan kekhawatiran yang seringkali dirasa oleh pasien insomnia.

6. Dampak obat-obatan
Dampak obat-obatan
Dampak obat-obatan

Beberapa obat yang dipakai untuk menangani berbagai macam keadaan, dari mulai tekanan darah tinggi, pilek serta flu biasa, sampai asma bisa membuat insomnia jadi efeknya. Serta bila Anda telah batasi mengonsumsi kopi di siang hari agar tidak menganggu tidur malam Anda, beberapa obat-obatan bisa memiliki kandungan cafein atau zat insentif yang lain, Bermacam obat diketahui jadi pengganggu kualitas tidur, dari mulai menghalangi tidur REM, memblok produksi melatonin, mengakibatkan kerusakan kandungan alami enzim atau jalan lain pada tubuh. Untungnya, banyak pilihan obat yang memunculkan sedikit gangguan untuk tidur Anda, karena itu bicarakanlah dengan dokter bila Anda sedang memakai obat-obatan khusus serta merintih kesusahan tidur.

7. Sibuk bermain handphone sebelum tidur
Sibuk bermain handphone sebelum tidur
Sibuk bermain handphone sebelum tidur

Masih ingat mengenai tips membuat satu kegiatan rutin simpel sebelum tidur? Nah, untuk tidur pulas yang Anda impi-impikan sejauh ini, jangan masukan bermain hape atau laptop ke kegiatan rutin tidur Anda. Memang tonton tv sesaat sebelum tidur dipandang banyak menolong buat beberapa orang, tetapi kegiatan yang menyertakan hubungan membalas e-mail, main FB, nge-tweet, atau sebatas chatting sebelum tidur akan menahan otak Anda dari istirahat serta bisa menyebabkan tanda-tanda insomnia. Terlebih lagi jika anda bermain MPO slot yang membuat mata anda akan terus terbuka.

Pengertian Jenis-Jenis Obat Antidepresan

Pengertian Jenis-Jenis Obat Antidepresan

Online Synthroidthyroxine – Antidepresan ialah obat yang dipakai untuk memudahkan tanda-tanda depresi klinis serta keadaan lain yang berkaitan dengan depresi seperti gangguan kekhawatiran, obsesif kompulsif (OCD), PTSD, distimia, serta ada banyak . Manfaat yang lain untuk menangani ngilu periode panjang.

Cara Kerja Antidepresan

Cara kerja obat antidepresan disangka dengan cara tingkatkan kandungan neurotransmitter di otak. Neurotransmitter punya pengaruh pada signal ngilu yang dikirim oleh saraf. Ini yang membuat beberapa jenis antidepresan dipakai untuk memudahkan ngilu. Antidepresan bisa memudahkan tanda-tanda depresi, tetapi belum pasti bisa menangani sebabnya. Hingga pemakaian antidepresan seringkali harus digabungkan dengan therapy yang lain agar efisien menangani depresi serta keadaan kesehatan mental yang lain.

Manfaat Antidepresan

Antidepresan dipakai untuk menangani depresi dan beberapa keadaan yang lain. Keadaan yang paling umum dibolehkan untuk pemakaian antidepresan ialah misalnya:

  1. Depresi serta gangguan depresi berat
  2. Obsesif kompulsif (OCD)
  3. Posttraumatic stress disorder (PTSD)
  4. Gangguan kekhawatiran sosial
  5. Gangguan kekhawatiran umum
  6. Gangguan bipolar
  7. Enuresis, rutinitas mengompol

Antidepresan seringkali dipakai untuk menangani keadaan lain di luar tanda-tanda obat ini. Misalnya ialah seperti untuk menangani insomnia, migraine, serta jadi obat ngilu. Pemakaian di luar tanda-tanda harus berdasar ketetapan dokter serta harus dinyatakan jika obat itu memang adalah pilihan penyembuhan yang paling efisien.

Jenis Antidepresan serta Dampak Sebelahnya

Antidepresan dibagi jadi beberapa jenis serta mempunyai cara kerja yang berlainan. Efek yang bisa berlangsung dari tiap jenis antidepresan ini dapat tidak sama. Berikut 6 jenis obat antidepresan:

1. Serotonin-noradrenaline reuptake inhibitor (SNRIs)
SNRIs
SNRIs

Serotonin-noradrenaline reuptake inhibitor (SNRIs) kerja dengan cara tingkatkan kandungan serotonin serta noradrenalin atau norephinephrine, ke-2 neurotransmitter ini mempunyai peranan penting dalam konsistensi situasi hati. Antidepresan ini terhitung yang seringkali diresepkan oleh dokter.

Pemakaian SNRI paling umum untuk depresi berat serta gangguan situasi hati. Keadaan lain yang kemungkinan di tangani dengan obat ini tetapi tidak umum ialah seperti ADHD, OCD, gangguan kekhawatiran, tanda-tanda menopause, fibromyalgia, serta ngilu neuropatik akut.

Jenis obat SNRI ialah seperti duloxetine, venlafaxine, serta desvenlafaxine. SNRI bisa memunculkan efek misalnya:

  • Mual (khususnya pada 2 minggu pertama pemakaian)
  • Kekhawatiran serta grogi
  • Sakit kepala
  • Nafsu makan alami penurunan
  • Kesusahan tidur
  • Daya alami penurunan
  • Mulut kering
  • Sembelit
  • Penurunan berat tubuh
  • Gangguan seksual
  • Denyut nadi bertambah
  • Cholesterol bertambah.
2. Selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs)
SSRIs
SSRIs

Tidak hanya SNRI, SSRI termasuk juga antidepresan yang seringkali diresepkan serta dipandang mempunyai lebih sedikit efek dibanding dengan antidepresan yang lain. Obat ini kerja dengan menghalangi penyerapan serotonin di otak.

Ini membuat beberapa sel otak lebih gampang dalam terima serta kirim pesan hingga situasi jadi lebih baik serta konstan. Pemakaian obat ini paling umum untuk depresi, tetapi terkadang dipakai untuk OCD, gangguan makan, ejakulasi awal, sampai pemulihan stroke.

Jenis SSRI ialah seperti citalopram, escitalopram, fluoxetine, fluvoxamine, paroxetine, serta sertraline. Efek yang kemungkinan berlangsung dari SSRI ialah misalnya:

  • Mulut kering
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Grogi
  • Resah
  • Kesusahan tidur
  • Permasalahan seksual
3. Tricyclic antidepressants (TCAs)
TCAs
TCAs

Tricyclic antidepressants (TCAs) atau antidepresan trisiklik ialah antidepresan yang mempunyai tiga cincin dalam susunan kimianya. Antidepresan ini mengubah 3 neurotransmitter dalam otak yakni serotonin, noradrenalin, serta dopamin. Obat ini efisien, tetapi jarang-jarang dipakai sebab efeknya. Keadaan yang bisa ditangani dengan antidepresan trisiklik ialah seperti depresi, fibromyalgia, gangguan kekhawatiran, serta ngilu akut.

Jenis antidepresan trisiklik terhitung amitriptyline, amoxapine-clomipramine, desipramine, doxepin, imipramine, nortriptyline, protriptyline, serta trimipramine. Efek yang kemungkinan muncul dari obat ini ialah misalnya:

  • Insomnia
  • Kejang
  • Kegundahan
  • Aritmia
  • Ruam
  • Mual serta muntah
  • Hipertensi
  • Kram perut
  • Penurunan berat tubuh
  • Penyimpanan urin
  • Sembelit
  • Penambahan desakan pada mata
  • Disfungsi seksual
4. Monoamine oxidase inhibitors (MAOIs)
MAOIs
MAOIs

Monoamine oxidase inhibitors (MAOIs) ialah jenis antidepresan yang paling umum sesudah SSRI serta SNRI. Obat ini kerja dengan cara menghalangi tindakan monoamine oksidase, enzim yang ada di otak. Enzim ini kerja menolong merusak neurotransmitter seperti serotonin. Lebih sedikit serotonin yang dipecah, karena itu situasi hati bisa lebih konstan. Jenis antidepresan ini biasanya dipakai saat jenis antidepresan lain tidak kerja secara baik.

Jenis MAOI terhitung fenelzin, tranylcypromine, isocarboxazid, serta selegilin. Efek yang kemungkinan muncul dari pemakaian obat ini ialah misalnya:

  • Ruam
  • Pandangan kabur
  • Penurunan berat tubuh
  • Kejang
  • Busung
  • Mual
  • Diare
  • Sembelit
  • Resah
  • Insomnia
  • Disfungsi seksual
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Aritmia
  • Tidak sadarkan diri
  • Hipertensi
5. Noradrenaline and specific serotoninergic antidepressants (NASSAs)
NASSAs
NASSAs

Noradrenaline and specific serotoninergic antidepressants (NASSAs) kemungkinan efisien untuk pasien yang tidak bisa memakai SSRI. Efek obat ini hampir sama dengan SSRI, serta dipandang membuat lebih sedikit permasalahan seksual. Obat ini bisa dipakai untuk menangani kekhawatiran, gangguan kepribadian serta depresi.

Jenis NASSA ialah seperti mianserin serta mirtazapine. Efek dari obat ini bisa berbentuk:

  • Mulut kering
  • Sembelit
  • Penambahan berat tubuh
  • Mengantuk
  • Pandangan kabur
  • Pusing
  • Kejang
  • Pengurangan sel darah putih
  • Tidak sadarkan diri
  • Reaksi alergi
6. Antidepresan atipikal
atipikal
atipikal

Antidepresan atipikal ialah jenis antidepresan yang tidak terhitung dalam salah satunya kelompok antidepresan di atas. Obat yang terhitung antidepresan atipikal ialah seperti bupropion, trazodone, serta mirtazapine. Obat-obatan ini mempunyai efek yang berlainan, tetapi yang paling umum ada ialah misalnya:

  • Pusing
  • Mulut kering
  • Insomnia
  • Mual
  • Muntah
  • Sembelit
  • Pandangan kabur
  • Kenaikan berat tubuh
  • Disfungsi seksual
Efektivitas Pemakaian Antidepresan

Obat antidepresan kemungkinan memerlukan waktu beberapa minggu untuk tahu apa obat itu kerja atau mungkin tidak. Ada banyak unsur yang kemungkinan membuat tidak terlihatnya penambahan dari pemakaian obat ini misalnya:

  1. Obat tidak pas dengan keadaan pasien.
  2. Minimnya pengawasan dari penyuplai service kesehatan.
  3. Pemakaian obat yang tidak sesuai panduan pemakaiannya.
  4. Pasien memerlukan therapy lain seperti therapy tingkah laku kognitif.

Beberapa orang kemungkinan baru bisa lihat efektivitas obat ini sesudah pemakaian sepanjang 1 sampai 2 bulan. Diperlukan persistensi serta ketekunan dalam pemakaian obat antidepresan untuk memperoleh hasil yang diharapkan.

Lamanya penyembuhan dengan obat antidepresan benar-benar tergantung pada perkembangan pasien. Sebagian orang kemungkinan harus memakainya sampai beberapa waktu agar bisa betul-betul lebih baik. Pemakaian periode panjang obat ini harus ditanyakan dengan dokter. Bukan berarti jika anda merasa stress atau depresi dari kalah bermain poker qq anda langsung mengonsumsi anti depresan.

Bahaya Dari Penyalahgunaan NAPZA

Bahaya Dari Penyalahgunaan NAPZA

Online Synthroidthyroxine – Penyimpangan narkoba atau NAPZA ialah satu skema tingkah laku dimana seorang memakai obat-obatan kelompok narkotika, psikotoprika, serta zat aditif yang tidak cocok manfaatnya. Penyimpangan NAPZA biasanya berlangsung sebab terdapatnya rasa ingin tahu yang tinggi, yang selanjutnya jadi rutinitas. Disamping itu, penyimpangan NAPZA pada diri seorang dapat juga dipacu oleh permasalahan dalam kehidupannya atau bersahabat dengan pecandu NAPZA.

Ada 4 kelas obat yang seringkali disalahgunakan, yaitu:

  1. Halusinogen, seperti lysergic acid diethylamide (LSD), phencyclidine serta ecstasy (inex). Dampak yang bisa muncul dari penyimpangan obat halusinogen bermacam, salah satunya ialah halusinasi, tremor, serta gampang bertukar emosi.
  2. Depresan, seperti diazepam, alprazolam, clonazepam, serta ganja. Dampak yang diakibatkan dari penyimpangan obat depresan ialah sensasi santai serta mengubah depresi karena satu pemikiran.
  3. Insentif, seperti dextroamphetamin, kokain, methamphetamine (sabu), serta amphetamin. Dampak yang dicari atas penyimpangan obat insentif ialah menambahnya daya, membuat pemakainya jadi konsentrasi.
  4. Opioid, seperti morfin serta heroin yang sebetulnya ialah obat penahan rasa sakit, tetapi dipakai untuk membuat rasa kesenangan.

Bila tidak di stop, penyimpangan NAPZA bisa membuat ketagihan. Saat ketagihan yang dirasakan pun tidak mendapatkan perlakuan, hal tersebut mempunyai potensi membuat kematian karena overdosis.

Perlakuan penyimpangan NAPZA, khususnya yang telah sampai babak ketagihan, semakin lebih baik dikerjakan selekasnya. Dengan ajukan rehabilitasi atas tekad serta kehendak sendiri, pasien yang sudah alami ketagihan NAPZA tidak terlilit tindak pidana.

Pemicu Penyimpangan NAPZA

Halusinogen
Halusinogen

Penyimpangan narkoba atau NAPZA biasanya berlangsung sebab terdapatnya rasa ingin tahu yang tinggi. Di lain sisi, keadaan ini dapat dirasakan oleh pasien masalah mental, contohnya masalah bipolar atau skizofrenia. Seorang yang menanggung derita masalah mental bisa lebih gampang salah gunakan NAPZA yang awalannya mempunyai tujuan untuk menurunkan tanda-tanda yang di rasa.

Tidak hanya rasa ingin tahu yang tinggi serta menanggung derita masalah mental, ada juga faktor-faktor lain yang bisa tingkatkan efek seorang lakukan penyimpangan NAPZA, diantaranya:

  • Mempunyai rekan yang seorang pecandu NAPZA.
  • Alami permasalahan ekonomi.
  • Pernah merasakan kontak fisik, emosi, atau seksual.
  • Mempunyai permasalahan jalinan dengan pasangan, kerabat, atau keluarga.

Babak serta Tanda-tanda Penyimpangan NAPZA

Depresan
Depresan

Saat penyimpangan NAPZA tidak di stop serta berlangsung terus-terusan, hal tersebut bisa membuat ketagihan. Pada babak ini, tanda-tanda yang dirasa bisa berbentuk:

  1. Kemauan untuk memakai obat terus-terusan, tiap hari atau serta seringkali dalam satu hari.
  2. Ada dorongan kuat untuk memakai NAPZA, yang serta dapat mengaburkan pemikiran lain.
  3. Seiringnya berjalannya waktu, dosis yang dipakai akan di rasa kurang serta ada kemauan untuk meningkatkannya.
  4. Ada rutinitas selalu untuk pastikan jika NAPZA masih ada.
  5. Lakukan apa saja untuk memperoleh atau beli NAPZA, serta sampai jual barang pribadi.
  6. Tanggung jawab dalam kerja tidak tercukupi, serta condong kurangi kegiatan sosial.
  7. Masih memakai NAPZA walau sadar jika pemakaian NAPZA itu memberi efek jelek pada kehidupan sosial atau psikologis.
  8. Saat tidak mempunyai uang atau barang yang bisa dipasarkan, pecandu NAPZA mulai berani lakukan suatu hal yang tidak biasa untuk memperoleh zat yang diharapkan, contohnya mengambil.
  9. Beraktivitas beresiko atau bikin rugi orang lain saat dibawah dampak NAPZA yang dipakai.
  10. Banyaknya waktu tersita untuk beli, memakai, sampai memulihkan diri dari dampak NAPZA.
    Tetap tidak berhasil waktu berusaha untuk berhenti memakai NAPZA.
Insentif
Insentif

Saat pasien sudah sampai babak ketagihan serta berusaha untuk hentikan pemakaian, ia akan alami tanda-tanda putus obat atau sakau. Tanda-tanda putus obat tersebut bisa berlainan pada setiap orang, bergantung keparahaan serta jenis NAPZA atau narkoba yang dipakai. Jika NAPZA yang dipakai ialah heroin serta morfin (opioid), karena itu gejalanya bisa berbentuk:

  • Hidung terhalang.
  • Resah.
  • Keringat berlebihan.
  • Susah tidur.
  • Seringkali menguap.
  • Ngilu otot.

Sesudah sehari atau lebih, tanda-tanda putus obat bisa lebih buruk. Gejala-gejala yang bisa dirasakan ialah:

  • Diare.
  • Kram perut.
  • Mual serta muntah.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Seringkali merinding.
  • Jantung berdebar.
  • Pandangan kabur/kabur.
Opioid
Opioid

Sedang jika NAPZA yang disalahgunakan ialah kokain, karena itu tanda-tanda putus obat yang dirasa bisa tidak sama. Beberapa salah satunya ialah:

  1. Stres.
  2. Resah.
  3. Badan berasa capek.
  4. Berasa tidak enak tubuh.
  5. Nafsu makan bertambah.
  6. Alami mimpi jelek serta sangat terasa riil.
  7. Lamban dalam melakukan aktivitas.

Babak ketagihan pada penyimpangan NAPZA yang terus dibiarkan, serta dosisnya yang terus bertambah, mempunyai potensi membuat kematian karena overdosis. Overdosis diikuti dengan timbulnya tanda-tanda berbentuk:

  • Mual serta muntah.
  • Kesusahan bernapas.
  • Mengantuk.
  • Kulit bisa berasa dingin, berkeringat, atau panas.
  • Ngilu dada.
  • Penurunan kesadaran.